Selamat Datang Diportal Resmi PKPU Cabang Bengkulu, Mari Berzakat Bersama PKPU Untuk Kepedulian Bersama
Sekarang Bisa bayar Zakat di Kantor Pos Peduli Korban Sinabung, Sumatera Utara Program Lebaran Untuk Anak Yatim Program Sebar Qur'an Nusantara ( SQN ) Indonesia Peduli Untuk Korban Banjir

PKPU Bengkulu Meresmikan Program Pelatihan Jahit Dasar-Mandiri LPK MU bagi Dhu’afa

Senin, 28 Maret 2011 | 1 komentar


PKPU Bengkulu dalam aksinya kali ini melakukan pemberdayaan masyarakat khususnya kepada masyarakat melalui kegiatan pelatihan jahit. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian PKPU terhadap masyarakat terutama dalam bidang ekonomi.Tepatnya tanggal 26 Maret 2011 pukul 09.00 WIB bertempat di LPK, PKPU Bengkulu meresmikan program pelatihan jahit tingkat dasar-mandiri. Kegiatan ini berupa pelatihan yang diberikan secara gratis sebanyak 15 dhua’fa yang akan dilatih dan dibina selama 3 bulan. Adapun materi yang diberikan yaitu materi jahit tingkat dasar hingga tingkat mandiri. Adapun pesertanya yaitu ibu-ibu kurang mampu dan anak-anak putus sekolah dengan usia 15-18 tahun,yang memiliki keinginan kuat untuk ikut dalam kegiatan tersebut. Mereka termotivasi ikut kegiatan tersebut untuk mengasah keterampilan dan kemahiran dalam menjahit.
Peresmian program pelatihan jahit tingkat dasar-mandiri ini langsung dibuka oleh Pimpinan DPRD Kota Bengkulu yang diwakili oleh Bapak Awaludin. Dalam kata sambutannya beliau mengatakan “Agar peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik, nantinya diharapkan dapat menghasilkan SDM yang berkualitas, karena ini merupakan salah satu bentuk advokasi kepada masyarakat.” Jelasnya. Selain itu tampak hadir juga dari Dinas Sosial dalam hal ini diwakili oleh Ibu Sri selaku Sekretaris Dinas Sosial, beliau mengungkapkan bahwa “Kami sangat mendukung dan mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh PKPU Bengkulu, karena progam yang ada di PKPU bersinergis dengan program di Pemerintahan.” ungkapnya.
Salah seorang peserta Ibu Ety ketika ditemui beliau merasa sangat bersyukur dapat bergabung bersama LPK, “Karena kami diajari langsung oleh orang yang professional yaitu bapak Sukirman yang lebih akrab disapa Pak Oki ini, mulai dari nol sampai kami bisa menjahit pakaian sendiri dan yang terpenting dapat menambah penghasilan dikeluarga saya.” ungkapnya bangga.
Di lain pihak, Pak Oki sebagai pengelola LPK Mitra Ummat dalam kata sambutannya mengungkapkan, “Saya sangat puas karena peserta yang diasuhnya mampu meraih penghasilan diperoleh 1.200.000 ke atas. Beliau menambahkan juga, “Sekarang kami sudah mendapat orderan untuk membuat seragam sekolah sebanyak 1000 lembar dari berbagai daerah di kota Bengkulu. Sementara itu Kepala Cabang PKPU Bengkulu, M. Panjiwinata mengharapkan, “Dengan adanya pelatihan tersebut, para peserta dapat siap terjun ke dunia konveksi dan siap bersaing dengan usaha yang sejenis. Sehingga berdaya secara ekonomi menuju kemandirian di lingkungan masyarakat dan menjadi penggerak kehidupan yang positif bagi lainnya,” tegasnya. (Mira/Humas PKPU Bengkulu)

UNDP Melakukan Monev ke PKPU Bengkulu


UNDP berkunjung ke PKPU Bengkulu pada hari kamis tanggal 24 Maret 2011 dalam rangka melakukan Monev SCDRR. Kegiatan ini dimulai dari pukul 09.00 WIB sharing dengan tim leader proyek. Dalam pertemuan tersebut M. Jawad selaku tim leader proyek menjelaskan “Adapun aktivitas SCDRR yang sudah dilaksanakan mencakup pelatihan staff proyek, pemetaan sosial, analisa ancaman kapasitas kerantanan, pelatihan forum dan rembug warga penyusunan aksi komunitas”.
Sementara itu berlangsung tanya jawab dan sharing antara pihak UNDP dan PKPU Bengkulu. “Kami berharap agar kegiatan PRBBK ini dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat agar resiko bencana dapat teratasi”, kata Mr. Paul sebagai Konsultan UNDP.
Dalam hal ini partisipasi masyarakat terhadap kegiatan SCDRR menjadi salah satu kunci sukses berjalannya program tersebut. “Selain itu PKPU Bengkulu sebagai mitra pelaksana dapat memberikan pengalaman dalam mengelola program pengurangan resiko bencana,” tambah Pipit selaku Poject Office (PCISU) UNDP. “Namun dukungan pemerintah juga cukup besar dalam menunjang kegiatan ini, sehingga tiga aspek dalam upaya PRBBK dapat saling mendukung terwujudnya masyarakat yang lebih aman dan tanggap terhadap bencana,”terang Andris selaku CPRU UNDP.
Kemudian pada pukul 13.00 WIB dilanjutkan pertemuan secara langsung dengan para warga kelurahan Penurunan Siaga dan Lempuing Siaga. Bapak Suherman selaku ketua Penurunan Siaga mengatakan bahwa “Kami mengucapkan terima kasih banyak kepada pihak UNDP dan PKPU Bengkulu yang telah berkesempatan hadir di daerah kami ini untuk memberikan sedikit pencerahan kepada kami tentang pengurangan resiko bencana, karena kami sebagai warga yang daerahnya terletak di pinggir pantai ini merasa sangat diperhatikan sekali. “ kata pak Suherman. Di lain pihak pak Abdul Aziz selaku ketua Lempuing Siaga menambahkan “Dengan adanya pelatihan tersebut masyarakat lebih antusias untuk tetap siaga terhadap situasi, harapannya agar dari pihak UNDP maupun PKPU Bengkulu dapat memberikan saran dan evaluasi tentang kegiatan kami ke depan,” ungkapnya.
Pihak UNDP menyarankan kepada warga agar program jangka pendek dan jangka panjang dapat terus dijalankan agar semua yang kita harapkan dapat tercapai. Selain itu dari BAPPEDA Kota Bengkulu Pak Bonar juga hadir ketika tanya jawab dengan warga, beliau menyarankan “Agar tanaman alam penahan pemecah gelombang seperti pohon cemara harus tetap dilestarikan sebagai benteng pertahanan, selain itu masyarakat harus siap siaga selalu dan saling mengingatkan satu sama lain,” tegasnya. (Mira/Humas PKPU Bengkulu)

PKPU Bengkulu Jalankan Proyek Hibah PRBBK UNDP

Selasa, 22 Maret 2011 | 0 komentar


Hari senin tepatnya tanggal 21 Maret 2011 pihak PKPU Bengkulu terkait program SCDRR mengadakan kunjungan di dua kelurahan yaitu Kelurahan Lempuing dan Penurunan. Salah satu tujuan dari kegiatan Pengurangan Resiko Bencana Berbasis Komunitas (PRBBK). yaitu terbentuknya suatu forum atau komunitas siaga bencana yang terintegrasi dengan kelembagaan yang ada di kelurahan.
Adapun donator dari proyek ini adalah United Nation Development Program (UNDP) melalui Saver Communities trough Disaster Risk Reduction (SCDRR). Dalam hal ini PKPU Bengkulu ditunjuk sebagai mitra pelaksana untuk melakukan proyek PRBBK dari awal sampai selesai kontrak di dua kelurahan tersebut. “Sebuah kepercayaan yang membuktikan eksistensi PKPU sebagai lembaga kemanusiaan nasional terdepan,” kata kordinator proyek PRBBK Muhammad Jawad. Dana tersebut akan dicairkan sebesar 82 juta untuk melaksanakan proyek tersebut, “Jadi dengan cairnya dana tersebut, diharapkan agar dana tersebut dapat digunakan oleh pihak terkait untuk dilaksanakan dimasyarakat tentang pengurangan resiko bencana”, tambahnya.
Saat ini dikedua kelurahan telah terbentuk forum PRBBK yaitu kelurahan penurunan (penurunan siaga) dan kelurahan lempuing (Lempuing Siaga). Lembaga ini terbentuk melalui Surat Keputusan yang ditandatangani oleh Lurah masing-masing kelurahan. Salah satu agenda yang direncanakan oleh forum siaga bencana adalah Rencana Aksi Komunitas (RAK) yang disusun oleh warga Penurunan dan Lempuing melalui Rembug Warga.
Kegiatan ini sendiri difasilitasi oleh PKPU Cabang Bengkulu lewat Pendamping Komunitas masing-masing kelurahan. Setelah RAK disepakati oleh warga dan tahap selanjutnya adalah penandatanganan berita acara kesepakatan pengelolaan dana hibah proyek PRBBK. Acara ini langsung dihadiri oleh lurah masing-masing beserta pengurus dan anggota forum siaga bencana di kelurahan Penurunan dan Lempuing.
Para lurah berharap kepada ketua forum agar bisa menjalankan amanat ini dengan sebaik-baiknya dan senantiasa melibatkan seluruh stakeholder yang terlibat pada proyek PRBBK ini. Selain itu juga, diharapkan agar setiap pelaksanaan RAK ini transparan dan langsung dirasakan oleh seluruh lapisan warga masyarakat, “ ucap Zulherman, Lurah Penurunan. Kemudian di lain tempat Lurah Lempuing mengatakan, “Intinya dengan adanya pengurangan resiko bencana, minimal masyarakat bisa mengetahui tentang gempa dan tsunami, agar lebih waspada terhadap situasi tersebut, mengingat Bengkulu rawan bencana, termasuk daerah kami ini terletak di dekat pinggir pantai.
Ketua forum siaga bencana penurunan Suherman Sadar menyampaikan ucapan terima kasih atas kepercayaan dan tanggung jawab yang diberikan kepada pihaknya. “kami juga berharap senantiasa dibimbing dalam setiap perencanaan RAK ini nantinya. Selain itu ketua forum lempuing mengatakan “ Agar adanya masukan dari PKPU ketika forum memerlukan pembicara yang kompeten di bidang kebencanaan dan kesiapsiagaan, mudah-mudahan acara ini dapat berjalan dengan lancar. (Mardi Sahendra/Pkpu Bengkulu)

PKPU Sebar 1000 Quran Nusantara se-Provinsi Bengkulu

Selasa, 01 Maret 2011 | 0 komentar




PKPU tak pernah berhenti untuk peduli, kali ini PKPU kembali menebar kepeduliannya melalui Program Sebar Al-Qur’an Nusantara (SQN) dalam bentuk penyebaran Al-Quran terjemahan berbentuk Pocket. PKPU Bengkulu mendapat kepercayaan untuk mendistribusikan Al-Qur’an ini sebanyak 1000 eksemplar.

Daerah-daerah yang menjadi titik penyebaran program ini adalah Kabupaten Seluma sebanyak 100 eksemplar, Bengkulu Utara sejumlah 200 eksemplar, Kepahiang sebanyak 200 eksemplar, Rejang Lebong 170, dan Kota Bengkulu mendapatkan sejumlah 330 eksemplar.
Al-Quran ini disebarkan ke beberapa lembaga yang ada di daerah setempat seperti pondok pesantren, yayasan, TPQ/TPA, Sekolah, dan lain-lain. Salah satu lembaga yang mendapatkan program tersebut adalah PANTI ASUHAN YAYASAN SWASTA MANDIRI, beralamatkan di Kelurahan Bentiring. Selain itu juga TPA Masjid Al-Hidayah yang beralamatkan di Kelurahan Kandang Limun. Kedua lokasi SQN tersebut berada di Kota Bengkulu dan selebihnya berada di luar kota Bengkulu.

Menurut Kepala Cabang PKPU Bengkulu Muhammad Panjiwinata, tujuan dari program SQN ini adalah “Meningkatkan rasa kecintaan dan pengamalan ummat Islam terhadap ayat-ayat yang terkandung di dalam Al-Quran tersebut. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada SAHM ALNOUR sebagai donatur dan lembaga-lembaga terkait atas partisipasinya memperlancar program SQN,” pungkas Kepala Cabang

Selain itu salah satu penerima Qur’an Pak Abdurrahman juga sangat senang dan mengucapkan terima kasih kepada PKPU yang mau menyebarkan Qur’an hingga ke desa kami. “Al Qur’an ini akan kami gunakan untuk anak-anak, ibu-ibu, dan bapak-bapak mengaji”. Ucap beliau selaku Pimpinan Ponpes Ar Raudah Tais Kabupaten Seluma.

PKPU Bengkulu Gelar Wisata Yatim 2011 "Outbound Together"

Selasa, 22 Februari 2011 | 0 komentar


Program Wisata Yatim merupakan salah satu bentuk kepedulian PKPU terhadap sesama terkhusus untuk anak yatim dalam bentuk kegiatan outbond. Wisata yatim ini dilaksanakan dalam rangka memperingati milad PKPU yang ke-11 dan sekaligus memperingati hari besar islam Maulid Nabi Muhammad SAW.

Pelaksanaan program tersebut berlangsung pada hari Minggu, 20 Februari 2011 pukul 08.00 WIB bertempat di JAC (The Jenggalu Adventure Camp) Lingkar Barat., dengan melibatkan peserta sebanyak 100 anak yatim se-Kota Bengkulu. Peserta tersebut diantaranya merupakan anak-anak dari panti asuhan Darul Item, panti Tunas Harapan, panti Swasta mandiri, dan anak-anak yatim lainnya yang berdomisili di wilayah kota Bengkulu.

Tampak hadir di acara ini, Sekretaris Dinas Sosial Kota Fahri dan staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM) Hj. Kuratul Aini, SH,MM yang mewakili Plt Gubernur H. Junaidi Hamsyah, S.Ag, M.Pd yang sekaligus membuka acara ini.

“Kami mendukung dan memberikan apresiasi terhadap PKPU yang berhasil melaksanakan program wisata yatim yang pertama kali di Bengkulu. Dan untuk anak-anakku kalian harus hidup lebih gigih dan lebih berani menghadapi tantangan hidup dibandingkan dengan anak-anak yang punya orang tua, kalian bisa” Tegas Kuratul Aini saat memberi kata sambutan.

Kegiatan dilanjutkan dengan menerbangkan 11 (sebelas) balon symbol dari angka usia PKPU. Kemudian acara dilanjutkan dengan kegiatan outbound seperti flying fox, rope course, games ringan, dan kontemplasi (renungan). Dalam kegiatan ini juga, setiap peserta mendapatkan kaos seragam outbound, al-qur’an saku dan dana santunan untuk setiap anaknya Sebelum menuju JAC, peserta dijemput dan berkeliling kota terlebih dahulu dengan menggunakan bus full AC.

Dalam program Wisata Yatim ini, PKPU mengajak anak-anak berkreasi dan outbound (bermain bersama). Melalui program ini diharapkan dapat membahagiakan anak yatim dengan kegiatan yang positif, hiburan yangt edukatif, mengarahkan agar anak yatim dapat mengambil keputusan terbaik menuju kemandirian anak.

“Saya berharap dengan adanya kegiatan outbound bisa membuat para anak yatim ceria, disiplin, kepemimpinan dan keberanian anak,”pungkas Panji Winata selaku kepala cabang di sela-sela acara. (YP - Humas & IT)

Sebar Al Qur'an Nusantara Kabupaten Seluma Bengkulu

Rabu, 16 Februari 2011 | 0 komentar


Kegiatan SQN (Sebar Quran Nusantara) merupakan salah satu program kegiatan bidang pendayagunaan dari PKPU dalam wujud penyaluran Al Quran kedaerah-daerah sekaligus memperingati maulid Nabi Muhammad SAW. Tujuan dalam kegiatan tersebut yaitu agar dapat menjalin silaturahmi dengan masyrakat sekitar serta peningkatan ketaqwaan sebagai seorang muslim agar bisa membaca quran setia saat.
SQN ini dilaksanakan hari Selasa tanggal 15 Februari 2011 lalu di daerah Seluma pada empat titik. Pada titik pertama penyebaran Al-Quran bertempat di Pondok Pesantren Ar-Raudhah yang dipimpin oleh Bapak Drs. H. Abd. Rahman. Dalam hal ini Al-Quran diserahkan secara simbolis oleh Tim SQN kepada pihak pesantren sebanyak 36 eksemplar Al Quran.
Kemudian pada titik kedua yaitu Yayasan Belagham. Kedatangan Tim SQN langsung disambut oleh Bapak Dodi Rafles sebagai ketua yayasan. Untuk yayasan ini diberikan sebanyak 20 eksemplar Al-Quran untuk anak-anak binaan yayasan. Acara berjalan secara informal dan disertai ramah-tamah dengan pihak yayasan.
Setelah itu titik ketiga penyebaran Al-Quran yaitu Yayasan Al-Ihsan. Kegiatan langsung dilanjutkan dengan penyerahan Al-Quran secara simbolis kepada pihak yayasan, dalam hal ini diwakili oleh Bapak Sugeng Irawan, SKM., sebagai sekretaris yayasan. Untuk yayasan ini, sebanyak 20 eksemplar Al-Quran di Serahkan kepada mereka.
Lokasi terakhir dari penyebaran Al-Quran, yaitu Pondok Pesantren Roudlatul Ulum. Di sini tim SQN langsung disambut oleh Penanggung jawab Pondok yaitu Bapak H. Muhammad Fairuz Z, MA. Untuk tempat yang terakhir ini diberikan sebanyak 30 eksemplar Al-Quran atau Mushaf Sahmalnour
Alhamdulillah acara SQN dapat berjalan dengan lancar dan membuahkan hasil yang maksimal. “Selain dapat merajut ukhuwah ternyata daerah-daerah tersebut dapat dijadikan mitra kedepannya, Ini semua berkat kerjasama dan kekompakan dari tim SQN PKPU Bengkulu”. Kata Mardi Sahendara selaku ketua pelaksana kegiatan tersebut.

Komunitas Hijau Latih Kepemimpinan & Organisasi Kelompok Usaha Bersama (KUBE)

Senin, 14 Februari 2011 | 0 komentar


Pelatihan manajemen kelompok usaha bersama (KUBE) merupakan rangkaian dari kegiatan program komunitas hijau PKPU Bengkulu. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 12 Februari 2011 di Aula Pelindo. Pembicara yang dihadirkan dari instansi pemerintahan dan pendamping KUBE, yaitu dari Kepala Dinas Sosial kota Drs. Janatul Firdaus dan Kepala Dinas Perindustrian & Perdagangan kota diwakili oleh Bambang Kabid Penyusunan & Program. Dalam kata sambutannya Kepala Dinas Sosial menghimbau peserta pelatihan yang tengah hadir untuk berpartisipasi aktif dan menerapkan materi yang didapat dalam mengelola KUBE yang sedang berjalan.
Setelah pemaparan dari pemateri langsung diadakan Tanya jawab seputar KUBE. Terlihat antusias dari para peserta untuk mengetahui lebih jauh tentang manajemen KUBE dan prospek kedepannya.
Adapun tujuan dari kegiatan ini yaitu untuk meningkatkan pengetahuan dalam mengelola manajemen kelompok usaha bersama. Peserta yang hadir sebanyak 55 peserta dari kalangan ibu-ibu rumah tangga. Potensi yang dimiliki oleh ibu-ibu ini sangat luar biasa, karena hasil dari kerajian tangan mereka sangat unik dan bermanfaat seperti anyaman lidi, tas dari tali kur, guci kertas, kocokan telur dll. Kedepan, diharapkan KUBE ini lebih produktif dan mampu meningkatkan sektor ekonomi mikro secara bertahap dan berkelanjutan.
Melalui pelatihan ini pula diharapkan akan terbentuk iklim yang sehat dalam pengelolaan manajemen KUBE sehingga pertumbuhan dan perkembangan program Revolving Fund (dana bergulir) PKPU Bengkulu berjalan dengan baik.

Mandiri Bersama Sanggar Jahit LPK Mitra Ummat

Kamis, 03 Februari 2011 | 0 komentar


Saat ini LPK (Lembaga Pendidikan dan Keterampilan) Sanggar Jahit Mitra Ummat PKPU Bengkulu telah berkiprah dalam musahanya sendiri. Adapun jahitan yang diperoleh berkisar 48 jahitan per bulan dengan pendapatan di atas Rp. 1.000.000 ke atas.

Ibu Sri merasa sangat puas sekali dengan pelatihan jahit
“Selain dapat pengalaman lebih, saya juga dapat mengembangkan usaha saya untuk memenuhi kebutuhan hidup” ungkapnya haru

Kehadiran LPK di tengah masyarakat memang diharapkan mampu memberdayakan potensi masyarakat, sehingga mereka mandiri secara berangsur-angsur bahkan menjadi penggerak kehidupan yang positif bagi lainnya. Ini yang PKPU harapkan lewat LPK: tak sekedar menyalurkan tapi juga memberdayakan!
Insya Allah

enuai prestasi. Sudah ratusan peserta pelatihan LPK tersebut menguasai dasar dan teknik menjahit. Bahkan beberapa diantaranya berhasil dan dipercaya dalam membimbing yang lainnya. Salah satu peserta tersebut yaitu Ibu Sri Yatun berumur 35 tahun telah berhasil mengembangkan usaha menjahit untuk menambah penghasilan.

Berawal dari pelatihan Jahit kerjasama PKPU dan PT. PLN Bengkulu, pelatihan yang diasuh oleh Bapak Oki dalam membimbing ibu-ibu untuk berlatih menjahit agar memiliki keterampilan lebih. Alhamdulillah dari pelatihan LPK selama tiga bulan, ternyata ibu Sri mampu mengembangkan

Lumpuh Bukan Berarti Tidak Bersekolah

Setiap orang tua pasti mendambakan anaknya tumbuh sehat dan berkembang. Akan tetapi lain halnya dengan Nurhaina orang tua dari Irhaz Gibran Yahya yang berumur 10 tahun 6 bulan. Irhaz tidak dapat berdiri dan berjalan serta tangannya tidak dapat digerakkan sama sekali seperti anak-anak pada umumnya. Namun dengan kondisi tersebut ia masih bersekolah dan sedang duduk di bangku kelas 4 SD.

Demi kesembuhan anak tercintanya ini, orang tua dari Irhaz membawanya ke rumah sakit M. Yunus Bengkulu, akan tetapi peralatan disana tidak lengkap untuk mengobati penyakit yang di derita Irhaz. Oleh karena itu orang tua Irhaz meminta bantuan kepada PKPU untuk memberikan pertolongan serta dana untuk melakukan pengobatan anaknya tersebut di Jakarta. Berharap agar anaknya cepat sehat sedia kala dan tumbuh ceria lagi agar dapat merasakan bermain bersama teman-temannya.

Saat ini Irhaz masih dalam pemeriksaan medis di Jakarta, tentu masih jauh perjalanan Irhaz untuk sehat seperti anak-anak pada umumnya yang dibarengi dana yang cukup besar pula tentunya. Uluran tangan donatur untuk meringankan beban irhaz masih sangat dibutuhkan, donasi dapat disalurkan melalui rekening PKPU Bengkulu (PKPU/ Mira/ Bengkulu)

Prosmiling Bangun Budaya Sadar Keluarga Sehat

PKPU lewat aksi PROSMILING (Program Kesehatan Masyarakat Keliling), yang telah dilakukan bertahun lamanya, selalu berupaya untuk membangun budaya sadar keluarga sehat. Aksi kali ini dilakukan di 6 titik kisaran daerah Seluma, Benteng dan Kota Bengkulu.
Aksi PROSMILING ini berupa pengobatan gratis, pemberian makanan tambahan (PMT) ibu hamil, bayi, dan manula, pemeriksaan USG bagi ibu hamil. Untuk mendukung aksi ini, PROSMILING dibantu oleh Dokter, Perawat, relawan PKPU serta puskemas dan perangkat desa setempat.
Harapannya lewat PROSMILING masyarakat mengedepankan pentingnya kesehatan bagi keluarga mereka sendiri dari hal terkecil dan sedini mungkin (PKPU/ YP/ Bengkulu)

Bicara Membuat Kita Mengerti

Minggu, 21 Maret 2010 | 0 komentar

Begitu banyak tagline dari iklan, media komunikasi yang memboomingkan pentingnya komunikasi. Simak saja tagline 'mari bicara' sebuah produk teh seduh atau 'bicara membuat kita mengerti' tagline iklan produk asuransi.
siapapun kita membutuhkan komunikasi, bicara adalah hal efektif untuk menyibak hal yang tersembunyi, melepas hal yang menggantung, dan mengeratkan yang jauh.
Begitupun kita, sebagai lembaga kemanusiaan yang kesehariannya mengedepankan kepentingan ummat maka penting bagi kita mengupayakan bicara dalam rangka meningkatkan kondisi internal kita terlebih dahulu sebelum lebih jauh mengajak bicara orang 'di luar' kita.
dengan semangat dan kesadaran tersebut, PKPU bengkulu selalu membangun komunikasi bicara antara bidang yang satu dengan bidang yang lain, antara karyawan dengan kepala cabang, dll. Upaya tersebut telah PKPU Bengkulu lakukan dengan salam pagi harian, salam pagi mingguan, salam pagi bulanan, dan taujih pekanan PKPU.
Dalam salam pagi harian, PKPU Bengkulu mengangkat nilai luhur budaya PKPU dalam bentuk yel-yel. Dalam salam pagi mingguan, PKPU Bengkulu menjadikannya sebagai ajang bicara antar bidang terkait evaluasi program yang telah dan akan dilaksanakan untuk sepekan ke depan.
Dalam salam pagi bulanan, PKPU menjadikannya sebagai ajang penguatan internal dan evaluasi bulanan. Begitu juga dengan SMS Taujih Pekanan yang telah dimulai sejak pekan lalu, upaya-upaya ini adalah bentuk pentingnya menjalin komunikasi sehingga tidak perlu ada yang tersembunyi, yang menggantung, dan yang paling penting tidak ada yang merasa jauh. Dengan begitu bicara membuat kita mengerti apa yang diresahkan, apa yang dikhawatirkan, apa yang diinginkan, dan apa yang perlu kita lakukan.
Mari Bicara^^

PKPU Bengkulu: anak-anak beasiswa nusantara Mahir sulap

program sulap memang sedang trend-trendnya, dari trik tipuan mata, kecepatan tangan, ilusi, hipnotis, dan sugesti. Semua itu membuat yang melihat terpesona lebih tepatnya terperangah dan bergumammm waahhhh.
it's magic, riveting^^
Nah, anak-anak penerima Beasiswa Nusantara PKPU Bengkulu juga tidak mau kalah. Mereka juga melakukan adegan sulap yang tidak kalah menariknya dengan program sulap yang ada di tv-tv. Anak-anak ini 'menyulap' bahan-bahan sederhana, mudah dicari, murah harganya menjadi benda yang bernilai lebih tinggi.
anak-anak ini 'menyulap' kain flanel menjadi gantungan kunci nan cantik dalam berbagai variasi bentuk. ada juga yang 'menyulap' pipet atau sedotan plastik menjadi bunga matahari, dan ada juga yang 'menyulap' tutup botol softdrink menjadi gantungan kunci.
semua menarik, ini bukan sulap biasa karena sulap ini tidak menggunakan trik tipuan mata, kecepatan tangan, atau ilusi melainkan ketelitian, kerapian, dan kerajinan.
Selain itu, mereka juga membuat kain flanel menjadi hiasan pintu yang bertuliskan 'assalamu'alaikum ahlan wa sahlan di PKPU'
good creation, menyulap hal yang sederhana menjadi sesuatu bernilai lebih tinggi.
you're the best, we're the best, an I am the best too.
(yp - humas & IT PKPU Bengkulu)
 
Copyright © -2012 PKPU Bengkulu All Rights Reserved | Template Design by Favorite Blogger Templates | Blogger Tips and Tricks