Selamat Datang Diportal Resmi PKPU Cabang Bengkulu, Mari Berzakat Bersama PKPU Untuk Kepedulian Bersama
Sekarang Bisa bayar Zakat di Kantor Pos Peduli Korban Sinabung, Sumatera Utara Program Lebaran Untuk Anak Yatim Program Sebar Qur'an Nusantara ( SQN ) Indonesia Peduli Untuk Korban Banjir

PKPU Bengkulu Gelar Wisata Yatim 2011 "Outbound Together"

Selasa, 22 Februari 2011 | 0 komentar


Program Wisata Yatim merupakan salah satu bentuk kepedulian PKPU terhadap sesama terkhusus untuk anak yatim dalam bentuk kegiatan outbond. Wisata yatim ini dilaksanakan dalam rangka memperingati milad PKPU yang ke-11 dan sekaligus memperingati hari besar islam Maulid Nabi Muhammad SAW.

Pelaksanaan program tersebut berlangsung pada hari Minggu, 20 Februari 2011 pukul 08.00 WIB bertempat di JAC (The Jenggalu Adventure Camp) Lingkar Barat., dengan melibatkan peserta sebanyak 100 anak yatim se-Kota Bengkulu. Peserta tersebut diantaranya merupakan anak-anak dari panti asuhan Darul Item, panti Tunas Harapan, panti Swasta mandiri, dan anak-anak yatim lainnya yang berdomisili di wilayah kota Bengkulu.

Tampak hadir di acara ini, Sekretaris Dinas Sosial Kota Fahri dan staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM) Hj. Kuratul Aini, SH,MM yang mewakili Plt Gubernur H. Junaidi Hamsyah, S.Ag, M.Pd yang sekaligus membuka acara ini.

“Kami mendukung dan memberikan apresiasi terhadap PKPU yang berhasil melaksanakan program wisata yatim yang pertama kali di Bengkulu. Dan untuk anak-anakku kalian harus hidup lebih gigih dan lebih berani menghadapi tantangan hidup dibandingkan dengan anak-anak yang punya orang tua, kalian bisa” Tegas Kuratul Aini saat memberi kata sambutan.

Kegiatan dilanjutkan dengan menerbangkan 11 (sebelas) balon symbol dari angka usia PKPU. Kemudian acara dilanjutkan dengan kegiatan outbound seperti flying fox, rope course, games ringan, dan kontemplasi (renungan). Dalam kegiatan ini juga, setiap peserta mendapatkan kaos seragam outbound, al-qur’an saku dan dana santunan untuk setiap anaknya Sebelum menuju JAC, peserta dijemput dan berkeliling kota terlebih dahulu dengan menggunakan bus full AC.

Dalam program Wisata Yatim ini, PKPU mengajak anak-anak berkreasi dan outbound (bermain bersama). Melalui program ini diharapkan dapat membahagiakan anak yatim dengan kegiatan yang positif, hiburan yangt edukatif, mengarahkan agar anak yatim dapat mengambil keputusan terbaik menuju kemandirian anak.

“Saya berharap dengan adanya kegiatan outbound bisa membuat para anak yatim ceria, disiplin, kepemimpinan dan keberanian anak,”pungkas Panji Winata selaku kepala cabang di sela-sela acara. (YP - Humas & IT)

Sebar Al Qur'an Nusantara Kabupaten Seluma Bengkulu

Rabu, 16 Februari 2011 | 0 komentar


Kegiatan SQN (Sebar Quran Nusantara) merupakan salah satu program kegiatan bidang pendayagunaan dari PKPU dalam wujud penyaluran Al Quran kedaerah-daerah sekaligus memperingati maulid Nabi Muhammad SAW. Tujuan dalam kegiatan tersebut yaitu agar dapat menjalin silaturahmi dengan masyrakat sekitar serta peningkatan ketaqwaan sebagai seorang muslim agar bisa membaca quran setia saat.
SQN ini dilaksanakan hari Selasa tanggal 15 Februari 2011 lalu di daerah Seluma pada empat titik. Pada titik pertama penyebaran Al-Quran bertempat di Pondok Pesantren Ar-Raudhah yang dipimpin oleh Bapak Drs. H. Abd. Rahman. Dalam hal ini Al-Quran diserahkan secara simbolis oleh Tim SQN kepada pihak pesantren sebanyak 36 eksemplar Al Quran.
Kemudian pada titik kedua yaitu Yayasan Belagham. Kedatangan Tim SQN langsung disambut oleh Bapak Dodi Rafles sebagai ketua yayasan. Untuk yayasan ini diberikan sebanyak 20 eksemplar Al-Quran untuk anak-anak binaan yayasan. Acara berjalan secara informal dan disertai ramah-tamah dengan pihak yayasan.
Setelah itu titik ketiga penyebaran Al-Quran yaitu Yayasan Al-Ihsan. Kegiatan langsung dilanjutkan dengan penyerahan Al-Quran secara simbolis kepada pihak yayasan, dalam hal ini diwakili oleh Bapak Sugeng Irawan, SKM., sebagai sekretaris yayasan. Untuk yayasan ini, sebanyak 20 eksemplar Al-Quran di Serahkan kepada mereka.
Lokasi terakhir dari penyebaran Al-Quran, yaitu Pondok Pesantren Roudlatul Ulum. Di sini tim SQN langsung disambut oleh Penanggung jawab Pondok yaitu Bapak H. Muhammad Fairuz Z, MA. Untuk tempat yang terakhir ini diberikan sebanyak 30 eksemplar Al-Quran atau Mushaf Sahmalnour
Alhamdulillah acara SQN dapat berjalan dengan lancar dan membuahkan hasil yang maksimal. “Selain dapat merajut ukhuwah ternyata daerah-daerah tersebut dapat dijadikan mitra kedepannya, Ini semua berkat kerjasama dan kekompakan dari tim SQN PKPU Bengkulu”. Kata Mardi Sahendara selaku ketua pelaksana kegiatan tersebut.

Komunitas Hijau Latih Kepemimpinan & Organisasi Kelompok Usaha Bersama (KUBE)

Senin, 14 Februari 2011 | 0 komentar


Pelatihan manajemen kelompok usaha bersama (KUBE) merupakan rangkaian dari kegiatan program komunitas hijau PKPU Bengkulu. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 12 Februari 2011 di Aula Pelindo. Pembicara yang dihadirkan dari instansi pemerintahan dan pendamping KUBE, yaitu dari Kepala Dinas Sosial kota Drs. Janatul Firdaus dan Kepala Dinas Perindustrian & Perdagangan kota diwakili oleh Bambang Kabid Penyusunan & Program. Dalam kata sambutannya Kepala Dinas Sosial menghimbau peserta pelatihan yang tengah hadir untuk berpartisipasi aktif dan menerapkan materi yang didapat dalam mengelola KUBE yang sedang berjalan.
Setelah pemaparan dari pemateri langsung diadakan Tanya jawab seputar KUBE. Terlihat antusias dari para peserta untuk mengetahui lebih jauh tentang manajemen KUBE dan prospek kedepannya.
Adapun tujuan dari kegiatan ini yaitu untuk meningkatkan pengetahuan dalam mengelola manajemen kelompok usaha bersama. Peserta yang hadir sebanyak 55 peserta dari kalangan ibu-ibu rumah tangga. Potensi yang dimiliki oleh ibu-ibu ini sangat luar biasa, karena hasil dari kerajian tangan mereka sangat unik dan bermanfaat seperti anyaman lidi, tas dari tali kur, guci kertas, kocokan telur dll. Kedepan, diharapkan KUBE ini lebih produktif dan mampu meningkatkan sektor ekonomi mikro secara bertahap dan berkelanjutan.
Melalui pelatihan ini pula diharapkan akan terbentuk iklim yang sehat dalam pengelolaan manajemen KUBE sehingga pertumbuhan dan perkembangan program Revolving Fund (dana bergulir) PKPU Bengkulu berjalan dengan baik.

Mandiri Bersama Sanggar Jahit LPK Mitra Ummat

Kamis, 03 Februari 2011 | 0 komentar


Saat ini LPK (Lembaga Pendidikan dan Keterampilan) Sanggar Jahit Mitra Ummat PKPU Bengkulu telah berkiprah dalam musahanya sendiri. Adapun jahitan yang diperoleh berkisar 48 jahitan per bulan dengan pendapatan di atas Rp. 1.000.000 ke atas.

Ibu Sri merasa sangat puas sekali dengan pelatihan jahit
“Selain dapat pengalaman lebih, saya juga dapat mengembangkan usaha saya untuk memenuhi kebutuhan hidup” ungkapnya haru

Kehadiran LPK di tengah masyarakat memang diharapkan mampu memberdayakan potensi masyarakat, sehingga mereka mandiri secara berangsur-angsur bahkan menjadi penggerak kehidupan yang positif bagi lainnya. Ini yang PKPU harapkan lewat LPK: tak sekedar menyalurkan tapi juga memberdayakan!
Insya Allah

enuai prestasi. Sudah ratusan peserta pelatihan LPK tersebut menguasai dasar dan teknik menjahit. Bahkan beberapa diantaranya berhasil dan dipercaya dalam membimbing yang lainnya. Salah satu peserta tersebut yaitu Ibu Sri Yatun berumur 35 tahun telah berhasil mengembangkan usaha menjahit untuk menambah penghasilan.

Berawal dari pelatihan Jahit kerjasama PKPU dan PT. PLN Bengkulu, pelatihan yang diasuh oleh Bapak Oki dalam membimbing ibu-ibu untuk berlatih menjahit agar memiliki keterampilan lebih. Alhamdulillah dari pelatihan LPK selama tiga bulan, ternyata ibu Sri mampu mengembangkan

Lumpuh Bukan Berarti Tidak Bersekolah

Setiap orang tua pasti mendambakan anaknya tumbuh sehat dan berkembang. Akan tetapi lain halnya dengan Nurhaina orang tua dari Irhaz Gibran Yahya yang berumur 10 tahun 6 bulan. Irhaz tidak dapat berdiri dan berjalan serta tangannya tidak dapat digerakkan sama sekali seperti anak-anak pada umumnya. Namun dengan kondisi tersebut ia masih bersekolah dan sedang duduk di bangku kelas 4 SD.

Demi kesembuhan anak tercintanya ini, orang tua dari Irhaz membawanya ke rumah sakit M. Yunus Bengkulu, akan tetapi peralatan disana tidak lengkap untuk mengobati penyakit yang di derita Irhaz. Oleh karena itu orang tua Irhaz meminta bantuan kepada PKPU untuk memberikan pertolongan serta dana untuk melakukan pengobatan anaknya tersebut di Jakarta. Berharap agar anaknya cepat sehat sedia kala dan tumbuh ceria lagi agar dapat merasakan bermain bersama teman-temannya.

Saat ini Irhaz masih dalam pemeriksaan medis di Jakarta, tentu masih jauh perjalanan Irhaz untuk sehat seperti anak-anak pada umumnya yang dibarengi dana yang cukup besar pula tentunya. Uluran tangan donatur untuk meringankan beban irhaz masih sangat dibutuhkan, donasi dapat disalurkan melalui rekening PKPU Bengkulu (PKPU/ Mira/ Bengkulu)

Prosmiling Bangun Budaya Sadar Keluarga Sehat

PKPU lewat aksi PROSMILING (Program Kesehatan Masyarakat Keliling), yang telah dilakukan bertahun lamanya, selalu berupaya untuk membangun budaya sadar keluarga sehat. Aksi kali ini dilakukan di 6 titik kisaran daerah Seluma, Benteng dan Kota Bengkulu.
Aksi PROSMILING ini berupa pengobatan gratis, pemberian makanan tambahan (PMT) ibu hamil, bayi, dan manula, pemeriksaan USG bagi ibu hamil. Untuk mendukung aksi ini, PROSMILING dibantu oleh Dokter, Perawat, relawan PKPU serta puskemas dan perangkat desa setempat.
Harapannya lewat PROSMILING masyarakat mengedepankan pentingnya kesehatan bagi keluarga mereka sendiri dari hal terkecil dan sedini mungkin (PKPU/ YP/ Bengkulu)

Bicara Membuat Kita Mengerti

Minggu, 21 Maret 2010 | 0 komentar

Begitu banyak tagline dari iklan, media komunikasi yang memboomingkan pentingnya komunikasi. Simak saja tagline 'mari bicara' sebuah produk teh seduh atau 'bicara membuat kita mengerti' tagline iklan produk asuransi.
siapapun kita membutuhkan komunikasi, bicara adalah hal efektif untuk menyibak hal yang tersembunyi, melepas hal yang menggantung, dan mengeratkan yang jauh.
Begitupun kita, sebagai lembaga kemanusiaan yang kesehariannya mengedepankan kepentingan ummat maka penting bagi kita mengupayakan bicara dalam rangka meningkatkan kondisi internal kita terlebih dahulu sebelum lebih jauh mengajak bicara orang 'di luar' kita.
dengan semangat dan kesadaran tersebut, PKPU bengkulu selalu membangun komunikasi bicara antara bidang yang satu dengan bidang yang lain, antara karyawan dengan kepala cabang, dll. Upaya tersebut telah PKPU Bengkulu lakukan dengan salam pagi harian, salam pagi mingguan, salam pagi bulanan, dan taujih pekanan PKPU.
Dalam salam pagi harian, PKPU Bengkulu mengangkat nilai luhur budaya PKPU dalam bentuk yel-yel. Dalam salam pagi mingguan, PKPU Bengkulu menjadikannya sebagai ajang bicara antar bidang terkait evaluasi program yang telah dan akan dilaksanakan untuk sepekan ke depan.
Dalam salam pagi bulanan, PKPU menjadikannya sebagai ajang penguatan internal dan evaluasi bulanan. Begitu juga dengan SMS Taujih Pekanan yang telah dimulai sejak pekan lalu, upaya-upaya ini adalah bentuk pentingnya menjalin komunikasi sehingga tidak perlu ada yang tersembunyi, yang menggantung, dan yang paling penting tidak ada yang merasa jauh. Dengan begitu bicara membuat kita mengerti apa yang diresahkan, apa yang dikhawatirkan, apa yang diinginkan, dan apa yang perlu kita lakukan.
Mari Bicara^^

PKPU Bengkulu: anak-anak beasiswa nusantara Mahir sulap

program sulap memang sedang trend-trendnya, dari trik tipuan mata, kecepatan tangan, ilusi, hipnotis, dan sugesti. Semua itu membuat yang melihat terpesona lebih tepatnya terperangah dan bergumammm waahhhh.
it's magic, riveting^^
Nah, anak-anak penerima Beasiswa Nusantara PKPU Bengkulu juga tidak mau kalah. Mereka juga melakukan adegan sulap yang tidak kalah menariknya dengan program sulap yang ada di tv-tv. Anak-anak ini 'menyulap' bahan-bahan sederhana, mudah dicari, murah harganya menjadi benda yang bernilai lebih tinggi.
anak-anak ini 'menyulap' kain flanel menjadi gantungan kunci nan cantik dalam berbagai variasi bentuk. ada juga yang 'menyulap' pipet atau sedotan plastik menjadi bunga matahari, dan ada juga yang 'menyulap' tutup botol softdrink menjadi gantungan kunci.
semua menarik, ini bukan sulap biasa karena sulap ini tidak menggunakan trik tipuan mata, kecepatan tangan, atau ilusi melainkan ketelitian, kerapian, dan kerajinan.
Selain itu, mereka juga membuat kain flanel menjadi hiasan pintu yang bertuliskan 'assalamu'alaikum ahlan wa sahlan di PKPU'
good creation, menyulap hal yang sederhana menjadi sesuatu bernilai lebih tinggi.
you're the best, we're the best, an I am the best too.
(yp - humas & IT PKPU Bengkulu)

Lebih Dari 250 Kaum Dhu’afa Sukaraja Bengkulu dapat layanan kesehatan masyarakat keliling

Selasa, 21 Juli 2009 | 0 komentar

Setelah Launching PROSMILING (Program Kesehatan Masyarakat Keliling) PKPU Cabang Bengkulu-BAZDA Propinsi Bengkulu 15 Juli 2009 Aksi PROSMILING langsung digelar. Penerima manfaat perdana PROSMILING ini adalah masyarakat Kecamatan Sukaraja Kabupaten Seluma yang sejak pukul 06.30 WIB sudah mengantri mendaftar. Antusias warga makin terlihat ketika menghadiri Launching PROSMILING yang resmi dibuka Wakil Gubernur Bengkulu M. Syamlan, Lc. Bahkan semakin siang jumlah pendaftar PROSMILING ini kian bertambah melampaui target 150 penerima manfaat yang dipasang untuk masing-masing titik daerah menjadi lebih dari 250 peserta.

Aksi PROSMILING ini ditujukan untuk kaum dhua’fa yang ingin berobat secara cuma-cuma atau gratis mulai dari konsultasi kesehatan massal, USG untuk ibu hamil, konsultasi kesehatan balita dan pemberian makanan tambahan untuk balita dan ibu, serta pemberian obat yang semuanya itu gratis!

Dalam aksi kali ini melibatkan 3 Perawat MHCR (Medical Heart Care Rescue), 1 Dokter Klinik Asy-Syifa Mitra PKPU Cabang Bengkulu, dan relawan serta dokter dari Puskesmas Setempat yang langsung dikomandoi Pak Hadi Widod, S.Km selaku KaBid MHCR.

PKPU & BAZDA Launching PROSMILING

Setelah MoU (Memorandum of Understanding) antara PKPU Cabang Bengkulu Dengan BAZDA Propinsi Bengkulu, 26 mei 2009, mengenai Program Kesehatan Masyarakat Keliling (PROSMILING) akhirnya kemarin Rabu (15 juli 09) digelar Launching PROSMILING tersebut. Launching PROSMILING ini digelar di halaman Kantor Camat Sukaraja Kabupaten Seluma pada waktu 08.00 WIB.

Rangkaian acara launching ini dimulai dengan pembukaan, kata sambutan dari Bapak M. Panjiwinata, Ak selaku Kepala Cabang PKPU Bengkulu, diikuti kata sambutan dari Bapak Drs.Alwi Hisbullah Ketua BAZDA Propinsi Bengkulu. Setelah itu, Acara Launching tersebut resmi dibuka oleh Wakil Gubernur M. Syamlan, Lc yang sekaligus memberikan arahan singkat tentang hidup sehat kepada masyarakat Sukaraja penerima manfaat PROSMILING ini. “Ibu Sehat?” Ust. Syamlan bertanya kepada ibu-ibu yang hadir di acara tersebut.

“Sehat” jawab mereka kompak

“kalo sehat kenapa mau berobat” seru Pak syamlan menghangatkan suasana

Setelah membuka dengan resmi acara ini, Pak syamlan juga menyalurkan zakat profesinya sejumlah Rp. 500.000,00. Ini sebagai bentuk keteladanan dan mengajak masyarakat untuk sadar akan pentingnya zakat, Insya Allah. Sebagai penutup Acara, Ust. Imanudin selaku Anggota Legislatif DPRD Seluma memimpin Do’a Bersama. (Yetty-HUMAS & IT-PKPU Bengkulu)

Jangan Tunggu Nanti

Kamis, 11 Juni 2009 | 0 komentar

pernah suatu kali mendengar seseorang berkata seperti ini

"Tunggu nanti di kantor yang lebih besar untuk kerja lebih giat"

hey hey, who knows bout our future?

kenapa harus tunggu nanti? iyah kalo memang nanti kita bakalan menemukan tempat/ kantor yang lebih besar.kalo tidak bagaimana? sedang potensi yang terus terpendam juga akan pudar bahkan tak bermanfaat bagi selainnya.

hmm,kenapa kita tidak mulai disini? di PKPU ini? di posisi masing-masing kita saat ini untuk bekerjalebih ikhlas, bekerja lebih cerdas, bekerja lebih profesional.

>> jangan tunggu nanti untuk kerja lebih giat

>> jangan tunggu nanti di jabatan yang lebih strategis untuk memikul tanggungjawab lebih besar

>> jangan tunggu nanti ketika PKPU tlah berjaya untuk berkontribusi lebih banyak

>> jangan tunggu nanti untuk membuktikan bahwa kita besar, mandiri, berdirikari, mumpuni.

bekerjalah karena Allah & Rasul melihat pekerjaan kita itu... IA

jangan tunggu nanti...

PKPU Peduli Tumor

Senin, 11 Mei 2009 | 1 komentar

Menjadi kebahagiaan bagi orang tua ketika buah hati (anak red) mereka tumbuh, berkembang, dan sehat seperti anak-anak lainnya. Begitu juga dengan Bapak Salimudin & Ibu Rosmania orangtua dari Salni juga Bapak Sulaiman & YaniKusniati orangtua dari Heri Hariza.

Kedua anak tersebut Salni & Heri sama-sama mengidap penyakit tumor. Salni bocah Sembilan tahun mengidap tumor di mata sebelah kiri. Awalnya, tumor tersebut hanya sebesar bintik gigitan nyamuk yang lambat laun tumor tersebut membesar dan sekarang sudah menutupi mata.Berbagai usaha telah dilakukan untuk kesembuhan Salni diantaranya dengan membawa Salni berobat ke RSUD M. Yunus.

Namun, pihak RSUD tidak sanggup melakukan operasi tumor yang diderita Salni karena tumor tersebut berada di mata dan resikonya cukup tinggi. Pihak RSUD akhirnya merujuk Salni untuk berobat ke Rumah Sakit Cipto di Jakarta.

Tidak jauh berbeda dengan yang dialami salni, Heri Hariza mengidap penyakit benjolan di punggungnya sebesar telor ayam kampung. Pihak RSUD belum bisa melakukan tindakan operasi karna umurnya masih kecil. Lama kelamaan benjolan yang diderita heri semakin hari semakin besar. Belakangan berat badan heri tidak bertambah, kakinya mengecil, dan mati rasa (tidak merasakan apa-apa). Akhirnya, melihat kondisi heri tersebut maka pihak RSUD merujuk ke RSUD Hasan Sadikin Bandung dengan dana yang dibutuhkan sekitar 100 jt rupiah. Hal ini cukup memberatkan bagi kedua orangtua dari Salni maupun Heri.

PKPU mencoba untuk andil dalam biaya berobat Salni dan Heri tersebut. Bantuan dengan nominal 1 juta diberikan hari Kamis (16 April 2009) oleh PKPU langsung di kediaman Salni Desa Lubuk Sahung Kecamatan Sukaraja Kabupaten Seluma. Sedangkan untuk Heri Hariza, penyerahan bantuan senominal 500ribu diberikan tanggal 9 Mei 2009 di kediaman orangtua Heri. Penyerahan bantuan ini diwarnai rasa haru oleh dua belah pihak keluarga Bapak Salimudin dan Bapak Sulaiman selaku orangtua dari Salni dan Heri. “Alhamdulillah, terimakasih atas bantuan dari PKPU”, tutur beliau sebelum staff PKPU pamit pulang.

PKPU sendiri berharap semoga ada yang tergugah dan peduli untuk membantu biaya pengobatan Salni. Bantuan dapat disalurkan melalui Rekening kemanusiaan PKPU: Bank Muamalat Indonesia: 431. 000. 1710, dan Bank Mandiri: 113000. 5473552. Mari menjadi salah satu yang menjembatani pertolongan Allah itu, untuk kita sampaikan kepada mereka yang membutuhkan.

 
Copyright © -2012 PKPU Bengkulu All Rights Reserved | Template Design by Favorite Blogger Templates | Blogger Tips and Tricks